teori reva rubin

MAKALAH

TEORI REVA RUBIN


Dosen pembimbing :

Maria Ulfah,SST

AKADEMI KEBIDANAN

PEMERINTAH KABUPATEN BOJONEGORO

===================================================

Kata Pengantar

Puji syukur kami ucapkan kehadirat allah swt,karena atas limpahan rahmatnya akhirnya kami dapat menyelesaikan makalah konsep kebidanan yang berjudul “Dasar Pemikiran,Fokus dan Tujuan dalam Teori Kebidanan Menurut Revarubbin” dengan baik.

Makalah ini kami susun selain untuk melengkapi tugas konsep kebidanan semester 1, juga bertujuan untuk member pengetahuan lebih dalam untuk memahami  teori kebidanan

Makalah ini kami buat dengan sebaik mungkin,dan taklupa kami mengucapkan terimakasih kepada dosen pembimbing kami yang bernama “ Maria Ulfah SST” yang telah memotivasi kami untuk mengerjakan sekaligus mengrti tentang makalah ini.meski makalah ini jauh dari kesempurnaan, untuk itu tolong dimaklumi karena kami hanyalah manusia biasa.Dan semoga allah SWT senantiasa meridhoi segala usaha kita.amiiiiiiiiiiiiiiiiiin………………….

Bojonegoro,20 oktober 2011

                                                                                         Penyusun

===========================================================================

BAB 1

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Pelaksanaan social praktek konsep kebidanan dilahan praktek di puskesmas Pemurus Baru merupakan pusat pengembangan kesehatan masyarakat yang juga membina peran serta masyarakat pelayanan secara menyeluruh serta terpadu pada masyarakat diwilayah kerjanya.

Program kesehatan ibu dan anak merupakan salah satu program khusus di Puskesmas Pemurus Baru yang merupakn prioritas tertinggi,mengingat bahwa golongan ibu hamil,bayi dan anak merupakan kelompok yang sangat rentan terhadap penyakit bahkan kematian.

1.2 Biografi Reva Rubin

Reva Rubin, mantan Universitas Chicago profesor yang merupakan salah satu spesialis pertama di keperawatan maternitas, telah meninggal pada usia 76.

Pejabat di University of Pittsburgh, tempat ia mengajar selama 21 tahun sebelum pensiun pada tahun 1981, kata Profesor Rubin meninggal 13 Mei karena serangan jantung di rumahnya di Harrisville, Pa

Dalam sejumlah studi kasus yang dia diamati dan didokumentasikan sebagai perawat, bidan dan guru, ia meneliti bagaimana ibu menggunakan berbagai indra-penglihatan, penciuman dan sentuhan-untuk menjadi akrab dengan bayi mereka.

Untuk mendorong bahwa ikatan yang ia mengamati, ia adalah seorang pendukung awal menjaga ibu dan bayi baru lahir bersama-sama sebanyak mungkin pada hari-hari pertama setelah kelahiran.

Pada tahun 1980-an, konsep bahwa ada waktu khusus yang tepat setelah lahir selama ibu menjadi emosional melekat pada bayi mereka mulai menerima kritik dari beberapa peneliti, meskipun perubahan dalam praktek rumah sakit bahwa penelitian tidak pernah dipertanyakan tempa.

Dia adalah penulis “The Identitas Ibu dan Pengalaman Ibu.”

Pada tahun 1972, dia adalah co-pendiri dengan temannya dan kolega profesional lama, Dr Florence Erickson dari Perawatan Anak Perawatan Ibu Journal, jurnal penelitian pertama di lapangan.

Bersama-sama, mereka juga mendirikan master dan program doktor dalam keperawatan di University of Pittsburgh.

Setelah lulus dari Hunter College di tahun 1941, ia pergi ke Yale untuk menerima gelar master dalam keperawatan di 1946 dan dalam kesehatan kesehatan mental pada tahun 1954.

Dia mengajar di Yale dan University of Chicago sebelum bergabung dengan University of Pittsburgh pada tahun 1960.

1.3 Tujuan

1.Tujuan Umum

Untuk mengetahui kinerja bidan di lapangan dalam menerapkan konsep         dan asuhan kebidanan yang dilakukan .

2.Tujuan Khusus

a)      Mengetahui Teori-Teori Asuhan Kebidanan yang dapat diterapkan oleh bidan di Puskesmas Pemurus Baru .

b)      Mengetahui dan mengidentivikasi bagaimana seorang bidan dalam menjalankan peran dan fungsinya.

c)      Mengidentifikasi keprofesionalan seoranng bidan dalam memberikan pelayanan di Puskesmas pemurus Baru.

d)     Mengidentifikasi system pelayanan yang diberikan oleh tenaga kesehatan khususnya bidan,baik di Puskesmas Pemurus Baru maupun ditempat praktek klinik lainnya.

e)      Mengetahui bagaimana seorang bidan dapat melakukan pemasaran social jasa terhadap masyarakat.

f)       Mengetahui dan mengkaji apakah para bidan di puskesmas atau tidaknya mendapat penghargaan ataupun sanksi selama menjalankan pekerjaanya .

1.3 Manfaat

1. Manfaat Teoritis

Kita dapat membandingkan antara teori yang ada dengan kenyataan yang berada di lapangan.

2. Manfaat  Praktik

Kita dapat menambahkan wawasan bagi para mahasiswa calon bidan agar dapat melaksanakan perannya dengan baik di kemudian hari.

 ======================================================

 

BAB II

PEMBAHASAN

2.1Teori Teori dalam Kebidanan

  1. Teori Reva Rubin

penekanan Rubin dalam teori ini adalah pencapaian peran ibu. Untuk mencapai peran tersebut seorang wanita membutuhakn proses belajar melalui serangkaian aktivitas dan latihan-latihan. dalam proses ini wanita diharapkan mampu mengidentifikasi bagaimana seorang mampu mengambil peran seorang ibu. Walaupun proses ini mungkin dapat melibatkan efek yang negative misalnya dalam intervensi atau tindakan, namun teori ini sangat berarti bagi seorang wanita terutama calon ibu untuk mempelajari peran yang dialaminya kelak sehingga ia mampu beradaptasi dengan perubahan yang akan dihadapinya khususnya perubahan psikososial dalam kehamilan dan setelah melahirkan.

  1. Perubahan Umum pada Ibu Hamil :
    1. cenderung  lebih tergantung dan membutuhkan perhatian yang lebih untuk dapat berperan sebagai calon ibu dan mampu memperhatikan perkembangan janinnya.
    2. Membutuhkan sosialisasi.
    3. Periode Adaptasi Psikososial pada waktu Post Partum :
      1. Periode Taking In

Periode ini terjadi 1-2 hari sesudah melahirkan. Pada umumnya masih pasif dan tergantung, perhatiannya tertuju pada kekhawatiran akan tubuhnya dan ia akan mengulang-ulang pengalamannya waktu bersalin dan melahirkan.

  1. Periode Taking Hold

Peride ini berlangsung 2-4 hari Post Partum. Pada tahap ini ibu menjadi perhatian pada kemampuannya menjadi orang tua yang sukses dan meningkatkan tanggung jawab terhadap bayi diantaranya dengan berusaha keras untuk menguasai tentang keterampilan perawatan bayi, serta mulai berkonsenterasi pada pengontrolan fungsi tubuhnya, BAK, BAB, kekuatan dan ketahanan tubuhnya.

  1. Periode Letting Go

Terjadi setelah ibu pulang kerumah, dan sangat berpengaruh terhadap waktu dan perhatian yang diberika n oleh keluarga. Ibu bertanggung jawab terhadap perawatan  dengan dan beradaptasi dengan kebutuhan bayi yang sangat tergantung dan menyebabkan kekurangan hak ibu, kebebasan, dan hubungan sosial. Periode ini umumnya defresi Post Partum terjadi disebabkan oleh pengalaman waktu hamil yang bermasalah, proses persalinan dan keraguan akan kemampuan untuk mengatasi dan membesarkan anak.

2.2  Teori Reva Rubin

Menekankan pada pencapaian peran sebagai ibu, untuk mencapai peran ini seorang wanita memerlukan proses belajar melalui serangkaian atau latiahn. Dengan demikian, seorang wanita terutama calon ibu dapat mempelajari peran yang akan dialaminya kelak sehingga ia mampu beradaptasi dengan perubahan-perubahan yang terjadi khususnya perubahan psikologis dalam kehamilan dan setela persalianan.

  1. Menurut Reva Rubin, seorang wanita sejak hamil sudah memiliki harapan-harapan antara lain :
    1. Kesejahteraan ibu dan bayi
    2. Penerimaan dari masyarakat
    3. Penentuan identitas diri
    4. Mengetahui tentang arti memberi dan menerima
    5. Tahap-tahap psikologis yang biasa dilalui oleh calon ibu dalam mencapai perannya :
      1. Anticipatory Stage

Seorang ibu mulai melakukan latihan peran dan memerlukan interaksi dengan anak yang lain.

  1. Honeymoon Stage

dijalaninya.Pada tahap ini ibu memerlukan bantuan dari anggota keluarga yang lain.

  1. Plateu Syage

Ibu akan mencoba apakah ia mampu berperan sebagai seorang ibu kemudian melanjutkan sendiri.

  1. Disengagement

Merupakan tahap penyelesaian latihan peran sudah berakhir.

Aspek-aspek yang diidentifikasi dalam peran ibu adalah gambaran tentang idaman,gambaran diri dalam tubuh.Gambaran diri seorang wanita adalah pandangan wanita tentang dirinya sendiri sebagai bagian dari pengalaman dirinya,sedangkan gambaran tubuh adalah berhubungan dengan perubahan fisik yang terjadi selama kehamilan.

  1. Arti Dan Efek Kehamilan Pada Pasangan
    1. Pasangan merasakan perubahan tubuh pasanganya pada kehamilan 8[delapan] bulan sampai dengan tiga bulan setelah melahirkan.
    2. Lelaki juga mengalami perubahan fisik dan psikososial selama wanita hamil.
    3. Anak-anak akan dilahirkan merupakan gabungan dari tiga macam perbedaan.
      1. Hubungan ibu dengan pasangan
      2. Hubungan ibu dengan janin yang berkembang
      3. Hubungan ibu dengan individu yang unik
      4. Ibu tidak pernah lagi menjadi sendiri
      5. Tugas yang harus dilakukan ibu atau pasangan dalam kehamilan:
  1. Percaya bahwa ia hamil dan berhubungan janin dalam satu tubuh
  2. Persiapan terhadap pemisahan secara fisik pada kelahiran janin
  3. Penyelesaian dan identifikasi kebingungan dengan peran transisi
  4. Reaksi yang umum pada kehamilan:
    1. Trimester satu:ambivalen,kakut,tantasi,khawatir
    2. trimester dua: perasaan enak merupakan kebutuhan untuk mempelajari perkembangan dan pertumbuhan janin menjadi narsistik,pasif,introvent,egosentrik dan self centered
    3. Trimester tiga: berperasaan aneh,sembrono,jelek,menjadi introvent,merefleksikan terhadap pengalaman masa kecil.
    4. Aspek yang diidentifikasi dalam peran ibu:
      1. Gambaran tentang idaman bayi sehat.
      2. Gambaran tentang diri memandang tentang pengalaman yang dia lakukan.
      3. Gambaran tubuh,gambaran ketika hamil dan setelah nifas.

Adaptasi Psikososial Pada Masa Post partum:

  1. Keberhasilan masa transisi menjadi orang tua pada masa post partum dipengaruhi oleh:
    1. Respon dan dukungan dari keluarga
    2. Hubungan antara melahirkan dengan harapan-harapan
    3. Pengalaman melahirkan dan membesarkan anak yang lalu
    4. Budaya
  1. Reva rubin mengklasifikasikan tahapan ini menjadi 3 tahap yaitu:
    1. Periode taking in (hari pertama hingga ke dua setelah melahirkan)
      1. Ibu masih pasif dan tergantung pada orang lain
      2. Perhatian ibu tertuju pada ke khawatiran pada perubahan tubuhnya.
      3. Ibu akan mengulangi pengalaman-pengalaman ketika melahirkan
      4. Memerlukan ketenangan dalam tidur untuk mengembalikan keadaan tubuh kekondisi normal
      5. Nafsu makan ibu biasanya bertambah sehingga membutuhkan peningkatan nutrisi..Kurangnya nafsu makan menandakan proses pengembalian kondisi tubuh tidak berlangsung normal.
      6. Periode taking hold (hari kedua hingga ke empat setelah melahirkan)

1.Ibu memperhatikan kemampuan menjadi oramg tua dan   meningkatkan tanggung jawab akan bayinya

2.Ibu memfokuskan perhatian pada pengontrolan fungsi tubuh,BAK,BAB dan daya tahan tubuh

3.Ibu cenderung terbuka menerima nasihat bidan dan kritikan pribadi

4.Ibu berusaha untuk menguasai keterampilan merawat bayi       seperti menggendong,menyusui,memandikan dan mengganti popok.

5.kemungkinan ibu mengalami depresi post partum karena merasa tidak mampu membesarkan bayinya

c.Periode letting go

1.Terjadi setelah ibu pulang kerumah dan dipengaruhi oleh dukungan serta perhatian keluarga

2. Ibu sudah mengambil tanggung jawab dalam merawat bayi dan memahami kebutuhan bayi sehingga akan mengurangi hak ibu dalam kebebasan dalam hubungan sosial.

===========================================================================


 BAB  III

PENUTUP

  1. Kesimpulan

Reva Rubin mengklasifikasikan tahap ini menjadi 3 tahap, yaitu:

  1. Periode Taking in (hari pertama hingga ke dua setelah melahirkan)
    1. Ibu masih pasif dan tergantung pada orang lain.
    2. Perhatian ibu tertuju pada kekhawatiran perubahan tubuhnya.
    3. Ibu akan mengulangi pengalaman-pengalaman ketika melahirkan.
    4. Memberikan ketenangan dalam tidur untuk mengembalikan keadaan tubuh kondisi normal.
    5. Nafsu makan ibu biasanya bertambah sehingga membutuhkan peningkatan nutrisi.
    6. Periode Taking hold (hari ke dua hingga ke empat setelah melahirkan)
      1. Ibu memperhatikan kemampuan menjadi orang tua dan meningkatkan tanggung jawab akan bayinya.
      2. Ibu memfokuskan perhatian pada pengontrolan fungsi tubuh, BAK, BAB, dan daya tahan tubuh.
      3. Ibu cenderung terbuka menerima nasihat bidan dan kritikan pribadi.
      4. Ibu berusaha untuk menguasai keterampilan merawat bayi seperti menggendong, menyusui, memandikan dan mengganti popok.
      5. Kemungkinan ibu mengalami depresi post partum karena merasa tidak mampu membesarkan bayinya.
      6. Periode Letting Go
        1. Terjadi setelah ibu pulang kerumah dan dipengaruhi oleh dukungan serta perhatian keluarga.
        2. Ibu sudah menggambil tanggung jawab dalam merawat bayi dan memahami kebutuhan bayi sehingga akan mengurangi hak ibu dalam kebebasaan dan hubungan sosial.
  1. SARAN

Kami menyadari bahwa masih terdapat beberapa kekurangan dalam penulisan makalah ini. Oleh karena itu, kami sebagai penyusun mengharap kritik dan saran yang bersifat membangun demi kesempurnaan makalah ini.

=========================================================================

DAFTAR PUSTAKA

v  Estiwandani,Dwana.2008.Konsep Kebidanan.Yogyakarta:Fitramaya .

v  Purwandani,Atik.2008.Konsep kebidanan & Profesionalisme.Jakarta:EGC.

v  WordPress.Com/2009/01/12 Teori-teori yang mempelajari model kebidanan.

v  Blogspot.Com/Com/2011/01/01 Teori Reva Rubin.htm.


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s